browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Kehidupan Setelah Mati

Posted by on December 5, 2014

Beberapa hari yang lalu saya mendapat undangan rapat untuk RW, berbeda dari agenda rapat biasanya, di surat undangan tertulis bahwa pembahasan rapat malam itu adalah untuk permasalahan tanah Makam

Oia …setelah mendapat undangan itu saya teringat bahwa sekitar 1 tahun yang lalu saya telah membeli tanah kavling untuk pemakaman saya dan istri, harganya per kavling Rp 1 juta shg untuk 2 kavling yg sudah saya bayar adalah sebesar Rp 2 juta rupiah.

Kejadian pembelian tanah untuk pemakaman warga diakibatkan karena seringkali warga perumahan kami yg saudaranya meninggal namun pada saat pemakaman sulit sekali mendapatkan tanah untuk mengubur, maklumlah hampir semua tanah di kota jabodetabek sudah penuh dengan apartemen, bangunan bertingkat ataupun perumahan. Hal ini mengakibatkan jarang sekali orang yang me-wakafkan tanahnya untuk makam, mungkin karena berpikir bahwa daripada tanah tsb diberikan untuk kepentingan masayarakat umum mending dijual saja tanahnya, karena harga tanah sudah melonjak sangat tinggi

Seritifikat Tanah Makam

Seritifikat Tanah Makam

Bisnis pemakaman memang menjadi fenomena tersendiri, sebut saja di kawasan karawang Jawa Barat, bahkan ada yang 1 kavling seharga Rp 2 Milyar, angka yang menurut saya sangatlah mahal untuk sebuah tanah untuk mengubur jasad kita kelak.

Saya punya teman yang membeli kavling tanah makam di karawang tsb dengan harga Rp 500 juta, entahah kenapa dia membeli tanah tsb, uang sebesar itu menurut saya bisa lebih optimal digunakan untuk orang lain atau mungkin membantu saudara yg mungkin sedang kekurangan atau kesulitan secara ekonomi.

Namun saya dengar kabar bahwa adik kandung teman tsb beberapa waktu yang lalu kesulitan keuangan karena PHK bahkan anaknya (berarti keponakan) teman saya tsb terancam putus sekolah karena tidak ada biaya, namun sekali lagi entahlah kenapa teman tsb tidak mau mebantu adiknya atau bahkan keponakan nya,  kenapa justru lebih memilih membeli tanah makam seharga 0.5 Milyar.

Dari kejadian tersebut di atas dapat diambil hikmah buat kita semua bahwa

  1. Kehidupan setelah kita mati pasti akan terjadi, jodoh rejeki dan mati adalah rahasia Allah, dengan artikel ini diharapkan agar kita lebih sering mengingat mati yg pada akhirnya diharapkan kita bisa meningkatkan amal ibadah
  2. Syaitan tidak akan berhenti menggoda dan menganggu umat manusia untuk berpaling dari ajaran agama, kehidupan dunia yg serba glamour terkadang mebutakan mata hati kita, sesungguhna dunia adalah kenikmatan yang menipu. Sabaik baik manusia di hadapan Allah SWT bukan terletak dari materi atau harta dunia yang kita punya, namun manusia yang bermartabat adalah yg memilki budi pekerti yang baik
List Jenazah

List Jenazah

Melalui tulisan ini, kita semua khususnya saya pribadi,  diingatkan bahwa dunia adalah kehidupan sementara, dan sebaik baik umat manusia di muka bumi ini adalah manusia yang saling menasihati / mengingatkan dalam kebaikan. Malam itu dibahas juga mengenai penunjukkan pengurus untuk mengelola warga yang meninggal sekaligus mengelola makam, dan alhamdulillah saya ditunjuk sebagai salah satu pengurus untuk mengelola makam tsb (setelah hampir semua warga di RW kami menolak dijadikan pengurus dengan alasan sibuk bekerja dari pagi hingga malam)

Semoga tulisan sederhana ini bisa bermanfaat dan hanya sekedar sharing tidak ada maksud menggurui

Salam dari depok

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *