browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Digitalized Indonesia Fashion Industry

Posted by on March 21, 2017

Deer Fashion vs Ojek Online ….

“Sebuah lesson learned perubahan markting digutal terhadap perubahan industri fashion tanah air”

Sudah bukan rahasia lagi kalo kehadiran ojek online saat ini mampu menggeser operasional ojek pangkalan, sebagai ilustrasi jk saya akan ke stasiun depok lama (dari perum depok maharaja) jk menggunakan ojek pangkalan akan dikenao biaya Rp 25000, namun jk saya menggunakan ojek online maka hanya kena biaya Rp 7000, ada banyak keuntungan sebagai konsumen jk menggunakan ojek online
1. Harga yg jauh lebih murah (bisa 30% dibanding ojek pangkalan)
2. Kita bisa dijemput di rumah tanpa harus jalan kaki menuju pangkalan ojek
3. Kondisi motor ojek online relatif lebih baru dan nyaman jk dibanding ojek pangkalan, terkadang ojek pangkalan menggunakan motor yg sdh tua shg kurang nyaman saat membonceng tak jarang pula knalpot yg dimodifikasi membuat suara yg keras / gaduh shg tdk enak di telinga
4.Driver ojek online mengutamakan “safety riding”, kita diwajibkan memggunakan helm standar utk keselamatan
5. driver ojek online mengutamakan kenyaman konsumen saat berkendara, saat melakukan pengereman dan perceptan dilakukan perlahan shg kita tdk kaget

Memang dengan kemajuan teknologi Informasi membuat perilaku bisnis dan pola hidup menjadi berubah, tidak hanya itu perubahan pola bisnis selain di sektor transportasi juga terjadi di sektor telekomunikasi (dulu kita telpon pakai SLJJ) dan bayarnya mahal, bahkan dulu kita rela antri di wartel jam 23.00 agar bisa dapat diskon 75%, tapi coba lihat sekarang dgn menggunakan aplikasi LINE kita bisa call dgn gratis bahkan dengan melakukan video call juga gratis,

Lalu bagaimana dengan industri fashion…?

Kemunculan Deer Fashion dengan filosofi “Lets the Deer Talks” adalah jawaban perubahan pola industri garmen dan fashion tanah air, sama case nya dgn ojek online, bahwa kenyaman dan kualitas sebuah baju anak (true) branded sebetulnya bisa kita dapat dengan harga yg sangat murah, krn ada beberapa biaya yg bisa dipotong misal
1. Memangkas biaya distribusi barang, karena barang yg dikirim ke mall di seluruh indonesa dari pabrik bisa dilakukan berulang kali
2 Memangkas biaya lisensi, buka rahasia lagi utk bayar lisensi memerlukan biaya 10% dari biaya produksi
3. Memangkas biaya SPG, biaya sewa space di mall / gedung, krn jk kita berjualan di mall tentu akan dikenakan charge yg super mahal oleh pengelola gedung

Jadi memang terlalu banyak biaya yg harus dikeluarkan utk proses produksi hingga pemasaran di mall utk baju anak branded

Semua kondisi di atas tentulah butuh solusi, bagaimana konsumen dan masyarakat di tanah air bisa memakai baju anak yg benar2 branded namun dgn harga yg sangat murah, shg kita sebagai orang tua tentu merasa bahagia jk buah hati kita bisa memakai baju yang nyaman dipakai (tdk panas, bikin gerah) dll

Dari semua permasalahan tsb maka kami hadirkan Deer Fashion (dgn produk Deer Kids dan Deer Girl) shg semua lapisan masyarakat Indonesia mampu membeli baju anak yg true branded, karena semua anak Indonesia berhak utk mendapatkan/ memakai baju anak yg nyaman tanpa menguras isi kantong orang tua.

Deer Fashion tdk hanya dikenal sebagai sebuah baju anak dengan kualitas internasional, namun Deer Fashion adalah sebuah simbol revolusi industri fashion tanah air…
So “Let the Deer Talks”

Digitalized Indonesia Fahion Industry

                  Digitalized Indonesia Fahion Industry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *