browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

“Sediakan ember pada saat hujan……”

Posted by on June 2, 2010

Tulisan ini  termotivasi oleh pembiacaan saya dengan dua orang sahabat tetangga saya (Pak Asep dan Pak Karyadi), usia kami relative sama sekitar 35-an tahun, obrolan terasa santai tentang kehidupan dan suasana kantor

Usia yang saya alami saat ini adalah saat-saat yang menentukan apakah kita memilih karir di perusahaan atau tetap memilih mengikuti nurani.

Terkadang idealisme sangat perlu mengingat saat ini kami bertiga adalah sebagai tulang punggung keluarga sehingga segala sesuatu hal  yang menyangkut “periuk nasi” harus didiskusikan tidak hanya dengan istri tapi juga dengan keluarga (orang tua)

Itulah fenomena yang terjadi pada dunia karyawan, ketika kenyataan kita dihadapkan pada suatu pilihan ikut aturan boss atau ikuti hati nurani

Hati Nurani

Ada baiknya mulai sekarang kita memikirkan suatu usaha, walaupun saat ini belum menghasilkan namun suatu saat bisa diandalkan sebagai sumber penghasilan

Kebaikan kita sebagai karyawan di kantor terkadang ”lenyap” begitu saja, hal ini berlangsung dari hari ke hari bulan ke bulan bahkan dari tahun ketahun, sehingga kita sering merasa …untuk apa sih berbuat baik ?

“percuma saja baik dan berprestasi  kalo manajemen gak tahu”

“menolong rekan kerja boss harus tahu, jika orang gak  tahu kebaikan kita untuk apa”

Hal di atas akan membentuk pola pikir kita untuk tidak ikhlas dalam menunaikan suatu pekerjaan

Coba kita lihat lingkungan sekitar….

Pada saat hujan deras, begitu banyak air melimpah di jalanan, tapi setelah itu tanah yang basah akan segera kering oleh teriknya panas matahari,

Kalau ada yg nanya …mana airnya ? kok gak ada, padahal khan tadi abis hujan…..

ketika hujan

Akan lebih baik bila kita sediakan ember untuk menampung hujan, sehingga pada saat kita butuh air kita bisa menggunakannya.

Air di sini diibaratkan adalah rejeki yang diberikan oleh Allah Swt, kebaikan pasti akan dibalas oleh Allah sesuai janjiNya, bahkan akan dibalas berlipat-lipat dari pintu yang tidak kita duga

Ember di sini yang saya maksud adalah usaha/bisnis, pengertian bisnis di sini adalah segala sesuatu hal yg menghasilkan rizki dan tidak harus dalam skala besar (misal buka toko kelontong, punya toko online dll)

Sebagai karyawan perbuatan baik atau prestasi harus identik dengan kenaikan gaji atau promosi jabatan, masalahnya adalah posisi di atas kita jumlahnya terbatas sementara peminatnya banyak, pasti akan terjadi kompetisi.

Kompetisi ini bisa menjadi persaingan yang sehat atau sebaliknya…segala sesuatu tindakan yang tidak baik yang mungkin bertentangan hati nurani

Ataukah kita tetap bekerja dengan harapan apa yang kita lakukan akan dibalas oleh Allah SWT dengan tetap ikhlas dan mengikuti hati nurani….hmm kayaknya ini yang sesuai dech….

Tentu saja kita harus menyediakan ”ember”  tadi agar kebaikan alam semesta melalui ”tangan-tangan” Allah dapat kita tampung selain kenaikan gaji/promosi di perusahaan kita. 

Jadi kesimpulannya adalah bagi rekan rekan yang saat ini sebagai karyawan di usia 35-40 th, tetaplah ikuti hati nurani dan tetaplah berbuat kebaikan dengan semua orang, lakukan dengan ikhlas walaupun pimpinan perusahaan kita tidak tahu, tapi jangan lupa ya sediakan ”si ember” agar hujan (rizki) yang diberikan oleh Allah kepada kita tidak hilang/lenyap begitu saja

Salam dari depok

2 Responses to “Sediakan ember pada saat hujan……”

  1. yusap

    maknyus pak roni,gmana kalo embernya yang gede sekalian air hujannya banyak deh….,gmana caranya pak?biar punya ember walau kecil gak papa dech matursuwun

    • Rafikids

      Thanks Pa Yusap,
      kalo menurut saya segala sesuatu yg besar pasti dimulai dari yang kecil, memang berat membuat ember baru, kebanyakan kita terlena dengan gaji bulanan dan terbuai dengan zona kenyamanan
      salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *