browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Berbuat baik itu…. bagus, tapi menciptakan kondisi untuk berbuat baik…… itu jauh lebih bagus

Posted by on August 16, 2010

Stasiun depok lama, Senin 16 Agustus 2010 waktu 07.50

Seperti biasa rutinitas di pagi hari pergi ngantor menggunakan KRL Depok Ekspress, setelah membeli tiket Rp 9000 segera saya masuk ke tempat tunggu di jalur 2, tidak seperti biasanya kereta datang lebih tepat seharusnya pukul 08.00 namun kereta datang pukul 07.50….

Jika pembaca belum pernah naik KRL atau bagi yg di luar jawa mungkin masih asing dengan istilah KRL (jangankan naik…… liat barangnya aja mungkin belum pernah…), bagi yang belum tahu bisa nih diliat gambar gerbong KRL

KRL Jabotabek

Kalo KRL datang di stasiun pasti dech semua berebutan masuk ke gerbong dengan harapan bisa dapet tempat duduk, kalo diliat gak peduli tua-muda laki-perempuan sehat-cacat semua berebut masuk agar dapet tempat duduk, pengin tahu isi gerbong KRL, ini dia gambarnya

Suasana Di Dalam Gerbong KRL

Karena KRL datang lebih cepat masih ada beberapa tempa yang kosong salah satunya adalah tempat duduk prioritas atau cortessy seat (khusus untuk lansia, ibu hamil, penyandang cacat, atau wanita dengan anak balita) untuk lebih jelasnya ini lho gambarnya

Kursi Prioritas

Karena yang tersisa hanya kursi “courtessy seat” rasanya kok malu ya duduk di situ (masih ada 4 kursi kosong) akhirnya aku pilih berdiri saja (tp sebenarnya kalo pas puasa gini duduk sih enak juga…hiks…sambil mata merem khan lumayan kagak capek) lama perjalanan Satasiun Depok ke Stasiun Gondangdia sekitar 40 menit…

Tapi kejadian selanjutnya tidak seperti yang aku banyangkan, harapanku yg duduk di kursi kosong itu adalah ibu ibu tua atau wanita namun ke empat kursi tsb diisi 2 orang bapak usia 40-an tahun dan 2 orang anak muda usia 20-an tahun, dan mereka membiarkan penumpang yg datang berikutnya (seorang wanita tua) berdiri tanpa memberikan tempat duduk tersebut…..

Meliat kejadian tsb secara spontan aku berpikir aahh…”sia sia saja aku berikan tempat….” toh yg duduk malah anak-anak muda….! tapi beberapa saat kemudian akupun tersenyum sebab Allah akan mencatat amalanku karena niat ku untuk mengalokasikan kursi tsb memang untuk wanita atau lansia, walapun kenyataan tidak seperti yg aku  bayangkan pasti Allah tetap mencatat-nya (apalagi di bulan suci Ramadhan ini).

Di sinilah sebenarnya kita bisa menciptakan lingkungan yg kondusif untuk berbuat baik, menurut saya ada kelebihan jika kita naik KRL misal memberikan tempat duduk untuk yg lebih membutuhkan, membantu mengangkat-kan barang orang lain ke kabin, bisa melihat masih banyak orang lain yg kondisi-nya jauh lebih memperihatinkan jika dibandng kita shg kita semakin bersyukur terhadap nikmat dari Allah SWT

Bandingkan jika kita naik mobil….pastinya macet, abis itu liat orang lain nyrobot jalan kita, kitapun  jadi emosi apalagi ditambah supir angkot / metromini yg ugal-ugalan kejar setoran….bisa bikin be te…bukan hanya capek phisik tapi hati-kitapun jadi capek rasanya, kalo udah gitu kayaknya jauh dech dari barokah Allah

Stasiun Gondang Dia Senin 16 Agustus 2010 waktu 08.39

Tak terasa perjalanan hampir nyampe di stasiun gondang dia, tepat pukul 08.39 nyampe dech di stasiun tsb, setelah turun ke lt ground dan memberikan tiket ke petugas jaga segera aku bergegas keluar dari stasiun

Nampak dari dalam puluhan tukang ojek, sopir bajaj, metro mini semua berteriak teriak mencari penumpang, tanpa kusadari aku meliat persis di depanku seorang bapak berusia 40 tahun urung naik sebuah ojek, keliatan bapak tadi malu atau sedikit salah tingkah gak jadi naik ojek….

tukang ojek

Wah setelah saya liat ternyata tukang ojeknya adalah seorang ibu-ibu, yang aku taksir berusia hampir 50 tahun, pantesan bapak tadi malu…gak kebayang juga jika aku naik ojek trus tukan ojeknya seorang ibu tua….??????

Tapi itulah hidup……… mungkin ibu tua tadi juga terpaksa jadi tukang ojek karena tuntutan ekonomi dan tuntutan hidup…di tengah sulitnya mencari ”lembaran rupiah” di ibukota Jakarta ini (buat sekolah anak…buat makan….buat berobat suaminya yang sakit…..ah entahlah mungin ada kebutuhan lain yg mendesak)

Dua Kejadian Pagi ini membuatku merenung…

itulah kehidupan dunia yg keras…tanpa kompromi…

Dunia ……oh ………Dunia

Semoga Anda Terinpirasi….salam dari Depok

One Response to Berbuat baik itu…. bagus, tapi menciptakan kondisi untuk berbuat baik…… itu jauh lebih bagus

  1. Rudi

    SALAH!, harusnya kursi tersebut dialokasikan untuk wanita HAMIL (bukan wanita cetil, apalagi cewek abg), lansia, orang cacat dan gendong bayi dan balita, kok jadi wanita dan lansia. Cewek2 muda sih kuat berdiri 6 jam buat nonton super junior. Kebetulanya nyasar ke sini karena ntari artikel ttg KRL, jadi tergerak komen. Krn skrg wanita muda (dan tidak hamil) terlalu manja, gak mau kasih duduk ke penumpang prioritas, bahkan meski wanita itu duduk di kursi prioritas. Mungkin saya suka komen masalah gini, karena kesal waktu tau kakak ipar saya tidak diberi duduk di ruang khusus wanita, bahkan oleh mbak2 muda (dan tidak hamil) yang duduk di kursi prioritas. Itu lah sebabnya saya tidak setuju kalau wanita disamakan seperti lansia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *