browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Belajar Membuat Toko Sembako

Posted by on September 24, 2010

Liburan lebaran kemaren merupakan hari raya yang penuh tantangan, sebab kami telah selesai membangun sebuah toko kecil berukuran 4×5 meter disamping rumah orang tua.

Membuat toko kelontong atau toko offline sangat  berbeda dengan mengembangkan sebuah toko online, dibutuhkan kerja keras bahkan lebih keras ketimbang proses mengerjakan toko online.

Ini ni foto toko kecilku di kampung di desa Puri Baru Pati

"Toko Anugerah" Warung Kecil Sembako di Kampung

Toko Anugerah menjual kebutuhan sehari hari : sabun, Gas LGP, Minuman Mineral, rokok, makanan ringan, gula, terigu, beras dll

Aku coba share pengalamanku membuat toko sembako ini ke facebook dan berikut komentar mereka

Aries Nidia Sedia payung sebelum hujan nih.siip lah

September 16 at 7:50am ·

Irsan Hari K s7,
Butuh investor ora Om?

September 16 at 7:51am ·

Roni Setiyawan Saat ini blm boz, lagi kecil kecil an aja buat belajar

September 16 at 7:55am ·

Irsan Hari K Wow nek ngono luwihe kirimno wae neng Burikan he he he
Med lebaran aja, mohon maaf lahir batin.

September 16 at 7:57am ·

Sam August hebat ron, smoga cerah&makin berkembang

September 16 at 8:25am ·

Makhrur Saja kuwi tabung lpg 3kg wes sni durung?..hehehe, gud lak lah.

September 16 at 8:34am ·

Ilham Fadli Kampung endi Ron ?

Roni Setiyawan ?@ilham : kampung puri baru pati
@makhrur : moga 2 wae tabunge wis sni soale tak wolak walik gak ketemu label le
@sam : amin, mencoba mencari rizki yg halal dan barokah lwt perdagangan

Dari komentar teman semua rata-rata mereka mendukung apa yang sudah saya lakukan, memang sih keuntungan penjualan retil sangatlah sedikit, tapi yang jauh lebih penting adalah kita belajar membuat “sistem” dimana para sales datang dan para pembeli setia kembali berkunjung ke toko kita.

Terkadang kita memulai suatu usaha terkendala oleh bayang bayang kita sendiri misal

“ah untung segitu ngapain harus capek capek segala”

“malu ah ……masak jualan ama tetangga, dikira gak punya duit”

“gengsi donk…..saya khan sarjana”

“huh ditempatku sudah banyak toko sembako, pastinya nanti gak laku”

Semua manusia wajib berusaha, sedangkan rizki biarlah Tuhan melalui alam semesta ini yang akan mengaturnya, mungkin saat ini keuntungan tsb kita anggap kecil namun siapa tahu pas nanti kita pensiun keuntungan tsb makin besar karena gak ada satu pun toko kelontong besar yang langsung lengkap semua dagangannya pasti akan melalui sebuah toko kecil dan perlahan lahan akan menjadi besar.

Terkadang kita sebagai manusia penginya instan, buat toko kelontong tp langsung besar, banyak pembelinya, dapat untung  gede dll …dll

Kalo ditanya

“ya udah franchise aja ke Alfa Mart atau Indomaret  kalo pengin langsung gede”…..

trus jawabnya

“hah modalnya khan ratusan juta….uang dari mana….?”

he he….

itulah manusia…memang diciptakan dengan segala keluh kesahnya…..

semoga anda terisnpirasi

salam dari depok

 

2 Responses to Belajar Membuat Toko Sembako

  1. nia

    kalo buka toko sendiri dirumah, tapi didepan rumah juga sudah ada yg buka, gimana ya, etis gak ya?

    • mba nia,
      terkadang di dalam hidup ini harus tercapai keselarasan, termasuk dengan lungkungan / tetangga, sebaiknya mba nia mencari komoditas dagangan lain yang berbeda dengan yang lain
      salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *