browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Adakah Barang Yang Tidak Dijual Online…?

Posted by on May 3, 2011

Pertanyaan di atas sering banget dilontarkan pada saat seseorang ingin membuat toko online, atau ada beberapa pertanyaan lain semisal

” barang apa ya yang laku dijual di internet ?”

kalo jual baju anak khan udah banyak, apa iya masih laku …?”

Mungkin pertanyaan di atas juga menghinggapi pikiran kita semua apabila akan membuat toko online.

Jualan Apa...?

Saya pikir pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang wajar, karena sesorang yg diinginkan pada saat buat toko line adalah :

  • Barang cepat laku….
  • Beli dgn harga murah tp jual dengan harga tinggi
  • Buat toko online tapi tidak punya kompetitor, shg kita lebih leluasa menentukan harga

Hampir semua pemilik toko online pasti menginginkan kondisi “menguntungkan” di atas.

Namun masalahnya kondisi dunia online tidak sesederhana itu, hampir semua barang sudah dijual via online, kalo gak percaya coba aja search google, dari mulai sandal, aksesoris, baju, mainan, elektronik dll semua sudah dijual di internet.

Trus apa donk yg prospektif di dunia online….

karena di sisi lain di luar sana bayak pembeli yag menginginkan barang yg dijual online dgn kondisi sbb

  • barang murah, kualitas bagus
  • pelayanan cepat dan memuaskan
  • ada jaminan after sales atau return barang….

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menenetukan barang yang dijual via online adalah sebagai berikut:

  • tentukan barang yang kita jual adalah barang yang spesifik artinya tidak banyak dijual di daerah shg kita punya bargain dalam menentukan harga
  • pastikan barang yg kita jual mempunyai merk yg sudah dikenal secara luas oleh masyarakat, shg dengan demikian barang tsb bisa “ngomong” ttg kualitas dan mutu yg tidak diragukan

Dalam dunia jual beli secara umum berlaku filosofi :

 “semakin sulit kita mendapatkan barang maka akan semakin mudah kita menjualnya”  begitu pula sebaliknya “semakin mudah kita mendapatkan barang maka akan semakin sulit kita menjualnya”

Saya pernah mencoba berjualan online baju bayi dgn kualitas sederhana, sebenarnya sih saya sudah lihat dan dengar pengalaman orang berjualan baju bayi yang non branded bahwa dgn komoditas tsb akan sulit menjualnya baik secara off line maupun online.

Hal ini dikarenakan hampir di tiap daerah di Indonesia membuat baju bayi tsb shg barang “membanjiri” semua kota di Indonesia shg dgn mudah orang akan membeli meskipun secara off line (tanpa ongkos kirim lagi)….!

Tapi namanya penasaran maka gak ada salahnya mencoba….he he itung itung ongkos belajar…..

maka saya dan istri mendatangai supplier besar yg biasa menjual perlengkapan bayi di beberapa pusat grosir di Jakarta, hampir truk dan mobil box keluar masuk mendistribusikan aneka perlengkapan bayi tsb

ah…pasti dapet harga murah nih….kalo dijual lagi pasti dapat untung banyak…lha wong dapetnya langsung dari supplier besar…(pikirku waktu itu)

akhirnya saya putuskan untuk “mencoba” jualan online perlengkapan bayi (tanpa merk) ….

malam nya saya upload perlengkapan bayi tsb dgn harapan keesokan harinya akan banyak order….

namun ternyata order kok sepi sepi aja ya…hari hari berikutnya tetap minim order….

hmm ternyata benar juga agak berat kalo jual perlengkapan bayi dgn kualitas biasa

akhirnya strategi saya ubah dengan mengganti komoditas dagangan dengan perlengkapan bayi yang branded dan import, dan saya upload di http://www.BajuImportBayi.com

Hasilnya order langsung melonjak drastis, dan kami sering sekali kehabisan barang (alhamdulillah)….

Pasar Modern / Tradisional

Dari kejadian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa:

  • barang murah belum tentu akan mudah menjual via online, perlu diingat bahwa saat ini yg suka browse  internet di Indonesia adalah pengunjung online dari  golongan menengah ke atas shg mereka tahu benar mana barang yg kualitas bagus dan yang tidak
  • fenomena yg terjadi di masyarakat kita sangat suka dengan istilah “import”, karena barang import persepsi masyarakat kita adalah barang yg kualitas bagus
  • barang dengan kualitas sederhana (non branded) banyak dijual di pasaran luas secara off line hampir di semua pasar modern/tradisionil, shg kalo beli online akan dikenakan biaya ongkos kirim, di sisi lain kepercayaan masyarakat kita ttg jual beli online masih rendah (masih banyak yg tertipu membeli barang melalui online)

Jadi menentukan jenis barang apa yg kita jual sangatlah menentukan keberhasilan kita dalam mengelola toko online.

Akan saya share lagi beberapa kisah saya dalam berjualan online dalam postingan berikutnya

Semoga anda tersinpirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *