browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Peluang Bisnis Baju Anak Import

Posted by on April 17, 2012

Dalam toko online rafikids kami akan mencoba bahwa web ini tidak hanya sebagaai toko online yang hanya menjual grosir baju anak branded saja, namun kami mencoba melakukan sharing informasi dan motivasi bagi sesama pedagang, jika dilihat dan dibaca keseluruhan artikel di web ini, temen2 semua akan melihat sharing informasi dari semua pedagang atau calon pedagang di seluruh tanah air yang kami rangkum melalui media facebook / twitter / Blackbarry Mesangger. Bahkan ada salah satu pegawai Bank Swasta di Surabaya yang tekad bulat ingin resign dari perkejaan untuk mejadi mitra reseller Rafikids (true story)

Nilai tambah web ini, insya allah akan ada sharing pengalaman antar pedagang di seluruh Indonesia yang diharapkan bisa untuk memotivasi sesama di antara kita, dan pembaca dipersilakan mengambil hikmah dan bersemangat untuk menjadi pedagang ataupun pengusaha. Pedagang disini tidak hanya grosir  baju anak branded atau menjadi reseller kami, tapi dengan semangat yang muncul setelah membaca semua tulisan web ini temen2 silakan untuk menjadi pedagang apa saja di luar barang dagangan yg dijual di toko online ini, mungkin ada yg termotivasi untuk berdagang elektonik, atau baju batik atau berdagang aksesories, alat kseshatan online dll, silakan saja sesuai dengan passion masing masing

The World is Flat (Digital Marketing)

Berbicara mengenai grosir baju anak branded, beberapa hari ini Rafikids upload baju anak import, hal ini dikarenakan permintaan pasar terhadap baju anak import ternyata sangatlah tinggi, salah satunya dikarenakan keterbatasan pasokan baju lokal branded seperti (cool, popeye, donita, simpsons) terkadang sering tersendat (kurang lancar). Di sisi lain pasokan baju anak import justru sebaliknya bahkan terkadang kami sudah mendapat info barang yang keluar dari gudang jenis / merk dan kuantitas seminggu sebelulmnya, sehingga kami bisa menginformasikan kepada mitra / reseller di seluruh Indonesia, hal ini tentu saja akan memperkuat mata rantai distribusi baju anak import.

Sebenarnya animo masyarakat Indonesia terhadap merk baju anak branded lokal masih sangat tinggi namun dikarenakan jalus distribusi yang tidak lancar mengakibatkan kami harus mencoba beralih kepada jenis baju anak import. Dan ternyata dari sampling beberapa reseller Rafikids di kota kota besar di I ndonesia (Bandung, Medan, Surabaya, Banjarmasin, Semarang, Makasar) menjual baju anak import lebih mudah, hal ini dikarenakan masyarakat ndonesia yang tipikal  dan mindset nya tergila gila dengan sebutan  “import”

Yang menjadi pertanyaan besar adalah apakah nanti justru masyarakt kita  akan lebih memilih baju anak import ?

Kalo kita bandingkan dengan industri yang lain seperti industri per- film-an, kita lihat industri film di Indonesia saat ini mengalami titik jenuh, masyarakat kita justru sangat menyukai film film barat ketimbang film nasional. Mungkin hal ini dikarenakan mutu film Indonsisa harus lebih ditingkatkan lagi tidak hanya sekedar menjual sensualitas atau menjual “tubuh” dan aurat wanita saja.

Trus kita bandingkan lagi dengan industri tambang dan perminyakan semisal konsumsi bahan bakar, saat ini (14 April 2012) pertamax produksi pertamina dijual Rp 10.250 per liter, namun justru bahan bakar import buatan shell dijual dengan harga hanya Rp 9.950 bahkan info dari mulut ke mulut selain harga shell lebih murah justru mempunyai kualitas yang lebih baik.

Balik lagi ke industri fashion di tanah air, akankah baju anak import nanti akan lebih diminati oleh masyarakat Indonesia, mungkin pemilik merk branded lokal bisa melihat hal tsb dengan omzet mereka dari tahun ke  tahun apakah mengalami kenaikan atau flat atau justru penurunan ?

Kegiatan Eskport dan Import

Jika dilihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini mempunyai daya beli yang semakin baik hal ini bisa dilihat dari mall mall di Indonesia yang semakin tumbuh subur, di Jabodetabek bisa hampir dipastikan jalanana di depok, bekasi, tangerang akan macet karena masyarakat berduyun duyun ke mall untuk pola hidup konsumtif, atau lihat saja jika ada konser penyanyi luar negeri dengan harga tiket paling murah Rp 400.000, maka penonton rela antri 1 hari sebelumya untuk mendapat tiket dan herannya tiket akan habis dalam 1 hari, atau lihat saja jumlah calon haji yang indent, dafftar haji tahun ini baru bisa berangkat 5 bahkan ada yang 10 tahun kemudian, hal ini membuktikan bahwa sebenarnya daya beli masyarakat kita masih sangat tinggi,

Jadi kembali lagi jika omzet produsen baju branded lokal mengalami penurunan bukan berarti daya bali masyarakat yang turun namun salah satu sebab penurunan omzet tsb adalah mulai beralihnya konsumsi pembeli dari fashion lokal ke fashion import

Saat ini merupakan era pasar bebas, apalagi didukung dengan kemajuan Informasi dan Teknologi sangat memperngaruhi perilaku konsumen, dunia terasa tanpa batas “marketing became flat”. Didalam pasar bebas sangat dimungkinkan barang barang asing masuk ke Indonesia, hal ini harus segera di antisipasi oleh pemain lokal karena dalam persaingan bisnis berlaku hukum “bukan yang besar memakan yang kecil” namun “yang cepat akan memakan yang lambat”, lambat yang saya maksud di sini adalah pelaku bisnis yang lama dalam mengantisipasi perubahan pasar dan lama dalam menyesuaikan dengan perubahan.

Demikian hanya sekedar sharing saja dari pedagang kecil yang memiliki perhatian ke dalam indsutri fashion tanah air, tidak ada maksud niat menggurui, hanya berniat berbagi pengalaman ke sesama pedagang saja

Semoga bermanfaat

Salam dari Depok


One Response to Peluang Bisnis Baju Anak Import

  1. Zalora Malaysia Coupon

    Isk… betul ke nie ??? apa pon tahniah atas info ni.. saya hargai penulisan awak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *