browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Pedagang dan Doa

Posted by on July 9, 2012

Beberapa minggu ini saya mempunyai kebiasaan yang lain dari biasanya, bahkan mungkin juga jarang dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini.

Kebiasaan saya tsb saya lakukan secara tidak sengaja manakala saya harus melakukan transfer ke supplier di ATM Center DTC Depok di sekitar perumahan saya

Malam sebelumnya seperti biasa mitra suplier kami datang mengantar barang, terkadang dikarenakan barang yang dibawa banyak sehingga uang cash saya di rumah tidak mencukupi untuk melakukan cash and carry, shg sering esok paginya saya harus melakukan transfer kekurangan uang untuk pembelian barang tsb.

Saya melakukan transfer terbiasa di pagi hari sebelum jam operasional mall DTC buka yaitu sekitar jam 09.00 pagi, sementara mall baru buka jam 10.00

Setelah melakukan transfer saya t idak langsung pulang melainkan saya biasa jalan berkeliling mall.

Sewaktu berkeliling pada waktu tsb saya melihat banyak sekali penjaga toko / outlet yang baru membuka barang dagangan.

Seperti terlihat dalam gambar dibawah

Saling Mendoakan Sesama Pedagang
Saling Mendoakan Sesama Pedagang
Tampak beberapa outlet DTC yang sedang dibuka

Ada toko pakaian, aksesories, outlet handphone, kuliner dll. Gambar di atasa saya ambil fotonya di lantai 1 mall DTC.

Gak tahu kenapa saya seperti merasa “lega” hatinya manakala saya berdoa agar para pedagang tsb diberikan rizki yang halal, laris dan barokah.

Anak saya sempat bertanya manakala saya berdoa dengan membaca Surat Al Fatihah sambil menegadahkan kedua tangan ”

“Papa sedang ngapain sih” tanya rafi anak saya

“papa sedang berdoa nak…..” sahutku

“Berdoa buat siapa pa…..” jawab anakku dengan penuh keheranan

“buat itu….lihat tuh mas dan mba mba nya lagi buka toko….(sambil tanganku menunjuk ke beberapa outlet yang sedang dibuka dan dibersihkan oleh penjaga)”

“papa berdoa supaya toko mereka laris seperti toko nya mama di rumah….”

“ouw gitu ya pah…..” jawab anakku

Entahlah…saya berjanji pada diri saya sendiri untuk bisa membiasakan aktifitas saya tsb di kala saya  libur kantor, yaitu di hari sabtu pagi atau minggu pagi

Entahlah…sepertinya saya merasakan “energi positif” manakala saya berdoa dengan ikhlas kepada para pedagang walaupun saya tidak kenal mereka….

Hanya sekedar sharing, coba buktikan sendiri apa yang saya rasakan….

Jika anda pedagang….cobalah mendoakan sesama pedagang yang lain dengan ihklas….misal pedagang baju anak mendoakan pedagang handphone….atau pedagang baju mendoakan penjual bakso…

Karena doa tulus dari kita ke orang lain  untuk tujuan kebaikan….Insya Allah akan kembali ke diri kita sendiri

Selamat mencoba…

2 Responses to Pedagang dan Doa

  1. rusiandi

    Bener banget kalo kita mendoakan orang lain itu seperti dapat energi positif, saya juga ngerasain..
    Paling sedih tuh kalo liat pedagang makanan , pulang dengan kondisi dagangan masih banyak (nggak laku).. T_T

    • iya pak rusiandi,
      semoga kita semua termasuk orang yg selalu diberikan barokah dan hidayah dari Allah SWT, amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *