browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Belajar dari “Kursi Kehormatan” di KRL

Posted by on July 10, 2012

Di suatu pagi seperti biasa aktivitas rutin hari senin samapi dengan jumat adalah berangkat ke tempat pekerjaan.

Kemaren ketika berangkat kerja menggunakan KRL di suatu pagi, saya prihatin dengan suatu kondisi dimana kita sebagai masyarakat mulai tidak peduli dengan nilai nilai luhur suatu umat manusia

Seperti diketahui bahwa media KRL merupakan sarana transportasi yang masih menjadi primadona untuk angkutan dari kota satelit (Bekasi, Tangerang, Depok dan Bogor) menuju kota Jakarta.

Bulan menjadi rahasia umum lagi bahwa naik KRL sangat berjejal dan penuh, sebenarnya gerbong KRL yang dipakai PT KAI di datangkan dari negara Jepang, Dan di negara pembuatnya (Jepang) secara default sudah ditentukan dalam 1 gerbong tersedia 12 tempat dudu courtesy seat, atau kursi kehormatan yang dikhususkan untuk ibu hamil, orang cacat, dan usia lanjut.

Pengalokasian tempat duduk kerhomatan tsb merupakan salah satu wujud bangsa Jepang dalam menghormati sesama manusia yang memiliki keterbatasan (cacat dan lansia) atau pun yang sedang hamil. Tampak nyata dan jelas bahwa bangsa Jepang sangat menghormati nilai nilai luhur umat manusia untuk bisa saling menghargai dan menghormati, karena disitulah letak kekuatan dan dasar suatu bangsa untuk memperkuat tali persaudaraan dan persatuan warga negara.

Menjaga nilai nilai luhur tsb sepertinya harus lebih ditingkatkan di masyarakat Indonesia, karena bangsa ini tidak akan bisa menjadi besar tanpa diimbangi dengan kekuatan nurani untuk menjunjung norma norma kehidupan.

Suatu contoh saat ini banyak sekali penumpang KRL yaitu para pemuda atau bapak muda yang seolah olah  tidak peduli dengan lingkungan sekitar dimana ada seorang ibu muda beridir naik KRL yang menggendong anak…..namun tetap saja tidak memberikan tempat duduknya untuk ibu tsb.

Seperti tampak terlihat gambar dibawah

Belajar dari "Kursi Kehormatan" atau Cortessy Seat
Belajar dari “Kursi Kehormatan” atau Courtessy Seat

Tampak dalam gambar di atas seorang ibu tampak menggendong anak, namun tidak ada satupun yang peduli dengan ibu tsb untuk memberikan tempat duduknya. Foto di atas diambil dengan kamera smartphone saya yg mulai jadul…

"Kok gak ada yang peduli ya....Cape nih .... :(  "
                 “Kok gak ada yang peduli ya….Cape nih …. 🙁 “

Tampak gambar berikutnya, karena tidak kuat menahan capek karena menggendong si anak, akhirnya ibu itupun jongkok bersama dengan anak kesayangannya…karena masih tidak ada yang peduli dan tidak ada satupun yang memberi tempat duduk untuk beliau.

Semoga kita semua bisa menjadi manusia yang lebih mawas diri dan peduli dengan kondisi lingkungan sekitar…

Hanya dekedar sharing, dan semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *