browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Apa Beda Pedagang Dengan Pengusaha

Posted by on November 19, 2014

Beberapa tulisan saya terdahulu lebih banyak membahas perbadaan antara dunia karyawan dengan dunia enterpreneur / pengusaha

Tidak ada yg salah dalam memilih atau menentukan salah satu piihan, menjadi karyawan tentu juga sangat bermakna apabila kita melakukan pekerjaan kita sehari hari bisa dipertangguungjawabkan kepada atasan ataupun perusahaan, menjadi pedagang / pengusaha juga pilihan yg mulia, krn dengan menjadi pedagang kita bisa bermanfaat bagi orang lain atau bisa sebagai pintu rizki bagi orang di sekitar kita (karyawan kita, mitra, supplier atau reseller)

pedagang kayu

pedagang kayu

Akhir akhir ini saya banyak merenung sebenarnya apa sih perbedaan mendasar antara Pedagang atau pengusaha?…apakah sama atau memang berbeda ….?

Beberapa hari ini saya sedikit menemukan titik terang manakala saya bermain dan bernegosiasi dengan beberapa pemilik / produsen baju anak branded. Dalam sebuah diskusi saya menemukan banyak keterkaitan yg selama ini tidak pernah saya pikirkan.

Selama ini saya banyak membantu istri dalam berdagang online baju anak branded, namun selama hampir 4 tahun saya belum bisa memastikan end to end proses bisnis dalam berjualan.

Jadi apabila ada barang maka istri bisa berjualan secara grosir-an, namun bagaiman apabila tidak ada barang yg dijual ….?

Timbul pertanyaan besar….

Jika kita berpikir bahwa kita sebagai pedagang maka kita tidak perlu memikirkan bagaimana supply chain barang tsb terjadi, atau gampangnya…ada barang ya jualan….ga ada barang ya sudah…

Namun beda apabila mindset kita sebagai pengusaha….kita harus menjamin pasokan barang itu tersedia….karena kita harus membangun sebuah “sistem usaha” artinya kita juga harus berpikir makro

“bagaimana jika barang  berhenti berproduksi”

“bagaimana pasokan barang”

“bagaimana pembayaran gaji karyawan apabila pasokan berhenti”

“bagaimana jaminan kita kepada mitra atau supplier jika tidak ada barang”

dll dll….

Saya pun kemudian berpikir bahwa harus ada jaminan dari produsen / pabrik / pemegang merk agar usaha istri bisa berjalan dengan sistematis…artinya harus ada kesinambungan end to end proses bisnis dari hulu ke hilir…

Jaminan itu bisa dari sisi membina relationship dengan produsen baju anak / pabrik, namun bisa juga ada ikatan kontrak antara keduanya….

Jadi kesimpulannya untuk menjadi pengusaha kita harus berpikir lebih “luas” ketimbang menjadi pedagang, harus ada upaya yg sistematis untuk menjamin kelangsungan usaha kita, karena yg kita harapkan usaha kita bisa berkesinambungan tidak hany 1 atau 2 tahun saja, namun kita harapkan bisa berlangsung puluhan tahun….syukur2 bisa kita wariskan pada anak kita kelak….amin

Semoga bermanfaat

Salam dari Depok

 

2 Responses to Apa Beda Pedagang Dengan Pengusaha

  1. Sudrajat

    Mas Ronysetiawan salam kenal, sepertinya saya tertarik dengan bisnis yang di geluti anda dan istri, semoga mas bisa membantu saya untuk menambah penghasilan yang sudah ada sekarang, mohon pencerahannya…..

    • silakan pa sudrajat
      utk hal tsb bisa hub call center Rafikids di 081326221617
      salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *