browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Antara Tawakal, Ikhtiar dan Ikhlash

Posted by on March 29, 2013

Postingan saya kali ini agak berbeda dengan tulisan sebelumnya

Agak berat menulisnya mengingat artikel ini akan berisi tentang pengalaman spiritual atau perjalanan rohani yang pernah atau mungkin kita alami bersama

Di usia 39 tahun ini kedewasaan dalam berpikir dan bertindak menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kita sebagai manusia insani dan  mahkluk Allah SWT

Dalam menjalani hidup tentu banyak sekali tantangan, godaan atau ujian agar iman dan takwa kita selalu meningkat di hadapan Allah SWT

Dalam menjalani ujian tersebut seringkali dihadapkan pada hal hal yg langsung atau tidak langsung bersinggungan dengan manusia lain, dalam berinteraksi tersebut mungkin tanpa disengaja kita akan menyakiti perasaan orang lain

Doa dan Berserah Diri

Doa dan Berserah Diri

Duni diciptakan oleh Sang Maha Pencipta dengan segala seni dan seluk beluknya, ada manusia berhati mulia namun tidak sedikit insan manusia yang mempunyai sikap yang kurang terpuji

Hidup di Jakarta tentulah tidak mudah banyak sekali kepentingan yang bermain, egoisme kita dalam mencapai tujuan (karir) terkadang akan menghalalkan segala cara agar tercapai apa yg diiginkan

ikhlas

Tawakal dan Ihklash

Sebaiknya kita sebagai manusia senantiasa berhati hati dalam bersikap, apabila kita telah menyakiti orang lain maka hendaknya kita segera meminta maaf, karena apabila orang yg kita sakiti tidak ridlo maka nanti di akhirat akan berat pertanggung jawabannya, apabila setelah di hisab kita tinggal sejengkal masuk pintu surga apabila ada salah seorang yg tanpa sengaja kita sakiti dan dia tidak ridlo maka bisa jadi kita tidak bisa masuk syurga Allah SWT

Jadi apabila kita telah sengaja atau tanpa sengaja menyakiti orang lain (misal mem-fitnah, menjauhkan seseorang dari anak-istrinya, memisahkan tali silaturahmi dll) maka segeralah mohon maaf, karena azab Allah SWT sangatlah pedih, dan Sang Maha Pencipta akan selalu mencatat semua perbuatan kita di dunia ini, tangan dan kaki kita akan berbicara sementara mullut kita akan terbungkam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *